
Saat memasuki sekolah dasar, si Udin kecil ditanya cita cita apa yang ingin dicapai jikalau sudah besar. Dengan spontan si Udin mengatakan, “Ular”. Semua orang langsung mengernyit. Cita-cita yang aneh.
Lain waktu, si Udin diberikan pertanyaan yang sama. Kali ini Udin menjawab, “Aku ingin jadi tengkorak.” Orang kembali berkernyit dengan sedikit gumam “Ah, dasar anak-anak, ada-ada saja cita-citanya.”
Kenapa si Udin kecil menjawab itu?

Sebagai Anggota DPD saya akan to the point. Saya akan ikut mendorong, menyusun dan membahas RUU pro masyarakat daerah, sehubungan dengan :
Bandung, 21 Desember 2011 , Tematik : Andai Saya menjadi Anggota DPD RI

Saya terpilih karena dipilih. So go ahead, I’ll never think back. Tantangan apapun, saya akan takhlukkan. Kepercayaan sudah didapat, amanah harus segera dilaksanakan. I’ll do it now.
Semua program yang saya gulirkan harus terukur, pantang bermodal nekad dengan panduan peta “buta”. Apa kata dunia, dewan terpilih ternyata baru mau belajar bikin program dan baru “ngeh” soal problematika daerah.
Jadi, guna mewujudkan tekad saya sebagai anggota DPD, saya harus menaikkan Performa diri dan Re-install Nyali saya dengan 6 bakat yang sudah saya miliki.

Ibnu Abbas ra. berkata: Surga mempunyai 8 pintu yang terbuat dari emas, yang dihiasi dengan jauhar (sejenis mutiara) dan pada pintu yang pertama tertulis kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR RASUULULLAH, yaitu pintu bagi para Nabi dan Rasul, syuhada’ dan juga pintunya orang-orang yang dermawan. Pintu yang kedua yaitu pintu bagi orang-orang yang mendirikan shalat, orang yang menyempurnakan wudhunya dan orang yang menyempurnakan rukun-rukun shalatnya. Pintu yang ketiga yaitu pintu bagi orang-orang yang memberikan zakatnya dengan senang hati dan ikhlas. Pintu yang keempat yaitu pintu bagi orang-orang yang memerintahkan kepada kebajikan dan mencegah terhadap perbuatan munkar. Pintu yang kelima yaitu pintu bagi orang-orang yang dapat memelihara syahwatnya dan mencegah dari nafsu yang buruk. Pintu yang keenam yaitu pintu bagi orang-orang yang melaksanakan haji dan umrah. Pintu yang ketujuh yaitu pintu bagi orang-orang yang berjihad (dijalan Allah). Dan pintu yang kedelapan yaitu pintu bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang yang memejamkan matanya dari perbuatan dan sesuatu yang haram, orang-orang yang melakukan kebaikan, diantaranya: berbuat baik kepada orang tua, mempererat tali persaudaraan (silaturrahim) dan lain sebagainya.